Ku berharap, jika tuhan masih menghendaki kita berdua bersama, ingin kulalui malam hanya denganmu, diiringi hembusan angin malam dan tebaran bintang di langit menjadi aksesoris kebahagiaan kita. Akan ku genggam erat tanganmu takan pernah ku lepas walau sedetik pun. Ingin ku habiskan malam itu hanya dengan mu, untuk luapkan segala rinduku. Dikala angin berhembus akan ku hangatkan tubuhmu dengan pelukan ku sayang, takan ku beranjak sedikit pun darimu. Tapi kini jalan sudah berbeda, dimana kepompong akan berevolusi menjadi kupu-kupu dan bunglon berhenti berkamuflase untuk penyamaran. Mungkin semua itu hanya sebatas angan yang menjadi mimpi dimana sang lakon membuka matanya lebar-lebar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar